Appeba

Hj Ernawaty, Ketum APPEBA | Pengusaha Travel Umrah Diminta Lebih Hati-Hati Kondisi Saat Ini

SERUAN KEWASPADAAN DI TENGAH SITUASI PERANG, Pengusaha Travel Umrah Diminta Lebih Hati-Hati

Di tengah dinamika global yang tidak menentu akibat berbagai konflik dan situasi perang di beberapa kawasan dunia, para pengusaha travel umrah di Indonesia diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian dalam memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci.

Ketua Umum APPEBA, Hj Ernawaty, menyampaikan himbauan kepada seluruh pelaku usaha travel umrah agar terus mengikuti perkembangan situasi internasional, kebijakan penerbangan, serta regulasi terbaru dari pemerintah dan otoritas di Arab Saudi.

Menurut beliau, kondisi geopolitik dunia yang sedang memanas dapat berdampak pada berbagai sektor, termasuk perjalanan internasional dan penyelenggaraan ibadah Umrah. Oleh karena itu, setiap penyelenggara perjalanan ibadah diminta untuk tidak lengah dalam membaca situasi.

“Ikuti terus perkembangan yang ada. Jangan sampai kita memberangkatkan jamaah tanpa memperhatikan kondisi terbaru, baik terkait penerbangan, regulasi, maupun keamanan perjalanan,” ujar Hj Ernawaty.

Beliau menegaskan bahwa tanggung jawab pengusaha travel bukan sekadar menjalankan usaha, tetapi juga memikul amanah besar dalam melayani tamu-tamu Allah yang akan beribadah di Tanah Suci, khususnya di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Karena itu, para pengusaha travel umrah diimbau untuk:

  • Selalu memantau perkembangan situasi global dan kebijakan penerbangan.
  • Mengikuti regulasi terbaru dari pemerintah Indonesia dan Arab Saudi.
  • Mengutamakan keselamatan dan kenyamanan jamaah.
  • Memberikan informasi yang jujur dan transparan kepada calon jamaah.

Lebih jauh, Hj Ernawaty mengajak seluruh anggota APPEBA untuk memperkuat komunikasi dan saling berbagi informasi agar tidak ada pihak yang tertinggal dalam mengikuti perkembangan situasi.

“Dalam kondisi dunia yang tidak menentu, kita harus semakin solid. Jangan sampai ada jamaah yang dirugikan karena kelalaian kita dalam membaca perkembangan keadaan,” tegasnya.

Himbauan ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh pelaku usaha travel umrah agar tetap profesional, waspada, dan bertanggung jawab dalam menjalankan amanah besar melayani umat menuju Baitullah.

Bagi para pengusaha travel, melayani perjalanan ibadah bukan hanya urusan bisnis, tetapi juga pengabdian kepada umat dan pelayanan kepada tamu-tamu Allah yang akan menunaikan ibadah suci di Tanah Haram. [MGH | 10032026]

Scroll to Top